Siapa senang amalnya tidak terputus setelah kematiannya,maka hendaknya
ia menyebarkan ilmu.
(At Tadzkirah, hal.55)
Kita tidak pernah tahu di antara postingan bahkan status kita yang mana
yang bermanfaat bagi orang lain dan mereka mengamalkannya.
internet laksana modal dalam perniagaan,banyak yang bisa Dilakukan.begitu adanya perkembanganya yang begitu pesat
memberikan dampak bagi penggunanya,baik itu positif maupun
sebaliknya.sering kali hal ini menjadi cara sendiri,bagi mereka yang cermat
menggunakan internet. sehingga dengan begitu pesatnya kita dapat
merealisasikan gagasan atau hanya sekedar posting nasehat.
begitu keadaanya
sering membuat penggunanya dengan mudah menghasilkan informasi dengan mudah
dan bermanfaat untuk kehidupan.
sehingga hal tersebut dapat memberi manfaat.tidak menutup
kemungkinan,jika kita menggunakan dengan bijak dan mengelola dengan
baik.Maka jangan pernah remehkan tulisan kebaikan,meski terkadang itu hanya
berupa satu atau dua kalimat, atau hanya sebuah poster nasehatDengan
Kesabaran keikhlasan dalam
Sebab tidak menutup kemungkinan akan bermanfaat bagi yang membacanya dan
kemudian
Diam-diam sepanjang hidupnya mengamalkannya sehingga menjadi kafaroh dosa
bagi penulisnya.
Zubaid Al-Kufiy rahimahullah mengatakan:
● Aku mendengar satu kalimat lalu Allah Ta'ala Memberiku kemanfaatannya
selama tiga puluh tahun. (Siyar A'lamin Nubala 5/297)
● Imam Ibnul Mubarak rahimahullah ditanya :
● Seandainya dikatakan kepadamu bahwa tidak ada lagi tersisa dari umurmu
kecuali satu hari lagi, apakah yang akan engkau lakukan?Maka beliau pun
menjawab: Aku akan mengajarkan ilmu (agama) kepada manusia" (Al-Baihaqi
dalam al-Madkhal II/45)
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
Kedermawanan dengan ilmu dan berupaya menyebarkan ilmu adalah lebih utama
dari pada kedermawanan dengan harta. Karena Ilmu itu lebih mulia dari harta
(Madarijus Salikin 2/281).
● Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
Barangsiapa senang amalnya tidak terputus setelah kematiannya,maka
hendaknya ia menyebarkan ilmu". (At Tadzkirah, hal.55)